Layan Sebentar

Followers

Tuesday, December 14, 2010

Didik Anak dengan kasih sayang

Salam!
Anak merupakan amanah Allah,justeru itu sudah menjadi tanggungjawab kita sebagai ibu bapa untuk mendidik anak-anak.Namun kita harus peka untuk menggunakan pendekatan yang baik untuk mendidik anak-anak agar didikan yang kita berikan itu nanti akan memberi mamfaat yang berguna untuk mereka kelak.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إِنَّهُ مَنْ لَا يَرْحَمُ لَا يُرْحَمُ
“Sesungguhnya siapa yang tak menyayangi, dia tak akan disayangi.”


Setiap keluarga mempunyai cara yang tersendiri untuk menanamkan disiplin pada anak-anak. Walaupun berbeza, tujuannya sebenarnya sama, iaitu menangani anak-anak yang berkelakuan nakal.


Ketika Anda melihat si kecil berbuat nakal,sama ada di rumah, atau ketika berkunjung rumah tetangga, mungkin secara refleks Anda akan berteriak, “Berhenti!” Atau, mungkin Anda akan memukul si kecil agar tidak meneruskan perbuatannya.


Tahukah Anda, menurut pakar psikologi kanak-kanak, menangani anak nakal dengan cara berteriak atau memukul dapat menimbulkan efek negatif pada emosi si kecil. Untuk anak lebih berdisiplini, kenali cara lain yang lebih efektif untuk buah hati Anda, seperti dikutip dari laman Modern Mom.


Beza usia, beza cara


Pertimbangkan usia anak Anda. Cara menanamkan disiplin pada anak tidak sama mengikut usia. Beza usia, beza cara. Misalnya, untuk anak berusia 15 bulan, Anda boleh menggunakan cara pengalihan perhatian untuk membuatnya disiplin. Berbeza dari anak usia yang lebih muda atau lebih tua dari itu, Anda mengabaikan mereka jika merengek-rengek atau bertindak tidak tepat, untuk mendapatkan perhatian Anda.


Beri contoh


Contohkan perilaku yang baik agar si kecil menirunya. Menurut penelitian, teknik itu selalu direspon baik oleh anak-anak. Sebab, memberi si kecil contoh dari apa yang harus dilakukan, bukan apa yang tidak boleh dilakukan.


Anak-anak lebih mudah meniru perilaku orang dewasa. Mereka lebih mudah menerima pendekatan itu dari pada diberi tahu apa yang tidak boleh mereka lakukan.


Berpegang pada peraturan


Tetaplah berpegang pada aturan yang Anda tetapkan untuk buah hati. Setelah memberitahu harapan Anda pada si kecil, hal ini akan memperkuat perilaku yang ingin Anda lihat dari si kecil.


Beri penghargaan


Anda harus ingat untuk selalu menghargai anak Anda setiap kali dia menunjukkan perilaku baik. Lontarkan pujian kepada si kecil tidak hanya lewat kata-kata, tapi juga menawarkan hadiah kesukaannya. Si kecil tentu akan merasa Anda benar-benar bangga pada dirinya sendiri.


Ungkapkan ketidaksetujuan Anda


Selalu ungkapkan pendapat Anda jika Anda merasa tingkahnya tidak tepat. Jelaskan kepadanya tentang perilaku yang tidak baik itu. Mengekspresikan pendapat Anda merupakan pendidikan keluarga yang bagus. 


Konsekuensi


Jika anak tidak disiplin atau melakukan kesalahan untuk pertama kalinya, segera ungkapkan kalau ia bersalah. Hal itu untuk menghindari ia melakukan kesalahan untuk kedua kalinya. Katakan juga padanya setiap kesalahan memiliki konsekuensi, salah satunya adalah hukuman. Hukuman yang berupa tidak mengizinkannya menonton televisyen beberapa hari atau memotong wang perbelanjaan untuk sementara waktu.


Jangan berikan hukuman fisik seperti memukul, hal itu hanya akan menimbulkan trauma dan bisa meregangkan hubungan Anda dengannya. Memberikan hukuman atau konsekuensi atas kesalahan anak juga melatih perkembangan psikologisnya. Mereka jadi lebih peka dan berpikir panjang sebelum melakukan sesuatu kesalahan. (pet/vivanews) via fb
Yuk-Jadi Orangtua Shalih

0 sudi komen N3 Cikgu Tie:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Popular Posts

Sila klik dan layan sebentar!

Sahabat Online 3

Ikan Ajaib Yang Tak Pernah Kenyang Jika Diberi Makan.

Jangan Lupa Tolong Beri Makan Ikan Ajaibku Yang Selalu Lapar ini!

Bacaan Ayat-ayat suci